Berapa Biaya Pembuatan Aplikasi E-Commerce Custom?

Biaya pembuatan aplikasi e-commerce custom tidak memiliki satu harga yang berlaku untuk semua bisnis. Besarnya biaya dipengaruhi oleh fitur, tingkat kustomisasi, integrasi dengan sistem lain, serta kebutuhan operasional perusahaan.
Di AppDev, bisnis dapat menggunakan platform e-commerce siap implementasi mulai dari Rp300.000 per bulan. Untuk kebutuhan perusahaan dengan workflow dan integrasi yang lebih kompleks, tersedia Paket Custom Enterprise dengan biaya berdasarkan kebutuhan bisnis.
Artinya, bisnis tidak selalu harus membangun aplikasi e-commerce dari nol. Platform yang sudah tersedia dapat digunakan sebagai fondasi, kemudian dikembangkan dan diintegrasikan sesuai kebutuhan.
Berapa Harga Aplikasi E-Commerce di AppDev?
AppDev menyediakan dua pilihan solusi yang dapat disesuaikan dengan skala dan kebutuhan bisnis, yaitu Paket UMKM dan Paket Custom Enterprise.
Paket UMKM: Rp300.000 per Bulan
Paket UMKM ditujukan untuk bisnis yang ingin memiliki platform e-commerce sendiri dengan investasi yang lebih terjangkau.
Harga yang tercantum saat ini adalah:
- Rp300.000 per bulan
- Rp3.000.000 untuk 12 bulan
- Harga normal tahunan: Rp5.400.000
Paket ini cocok untuk bisnis yang membutuhkan aplikasi e-commerce siap pakai untuk mulai membangun channel penjualan digital sendiri.
Dengan platform yang sudah tersedia, bisnis tidak perlu memulai seluruh proses pengembangan dari nol. Hal ini dapat membantu mempercepat implementasi sekaligus mengurangi kompleksitas pengembangan pada tahap awal.
Paket Custom Enterprise: Berdasarkan Kebutuhan
Untuk perusahaan dengan kebutuhan enterprise dan integrasi kompleks, AppDev menyediakan Paket Custom Enterprise dengan harga berdasarkan scope dan kebutuhan bisnis.
Solusi ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan:
- Kustomisasi workflow
- Fitur khusus sesuai proses bisnis
- Integrasi ERP
- Integrasi POS
- Integrasi CRM
- Payment gateway
- Integrasi layanan pengiriman
- Integrasi dengan sistem internal
- Pengembangan fitur lanjutan
AppDev menyebut solusi Custom Enterprise memiliki pendekatan custom-built for your business, advanced integration, dan dedicated support.
Jika kebutuhan bisnis Anda lebih kompleks daripada fitur standar, harga sebaiknya dihitung berdasarkan kebutuhan sebenarnya agar investasi pengembangan lebih tepat sasaran.
Butuh estimasi untuk kebutuhan e-commerce perusahaan? Konsultasikan fitur, workflow, dan sistem yang ingin diintegrasikan agar tim dapat membantu menentukan solusi yang sesuai.
Apa yang Mempengaruhi Biaya Pembuatan Aplikasi E-Commerce Custom?
Harga aplikasi e-commerce custom dapat berbeda antara satu bisnis dengan bisnis lainnya. Beberapa faktor utama yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.
1. Jumlah dan Kompleksitas Fitur
Semakin banyak fitur dan semakin kompleks alur bisnisnya, semakin besar effort yang dibutuhkan dalam pengembangan.
Aplikasi sederhana mungkin hanya membutuhkan:
- Katalog produk
- Kategori
- Detail produk
- Keranjang belanja
- Checkout
- Pesanan
- Dashboard admin
Sementara perusahaan dengan proses bisnis yang lebih kompleks dapat membutuhkan:
- Multi-level customer
- Harga khusus pelanggan
- Promo dan voucher
- Loyalty program
- Multi-gudang
- Multi-cabang
- Approval order
- Integrasi sistem internal
- Dashboard bisnis
- Laporan operasional
Karena itu, biaya aplikasi e-commerce sebaiknya tidak hanya dihitung berdasarkan jumlah halaman, tetapi berdasarkan scope dan kompleksitas sistem.
2. Tingkat Kustomisasi
Platform siap pakai memiliki fungsi dasar yang dapat langsung digunakan. Namun, perusahaan tertentu mungkin memiliki workflow yang berbeda dari proses e-commerce pada umumnya.
Misalnya, distributor membutuhkan alur persetujuan order sebelum transaksi diproses. Perusahaan lain mungkin membutuhkan harga berbeda berdasarkan kategori pelanggan atau integrasi dengan sistem internal.
AppDev Commerce Platform dirancang agar tampilan, fitur, workflow, dan integrasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
3. Integrasi dengan Sistem Lain
biaya pembuatan aplikasi e-commerce custom untuk Integrasi juga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi biaya pengembangan.
Contohnya adalah integrasi dengan:
- ERP
- POS
- CRM
- Payment gateway
- Sistem inventory
- Layanan pengiriman
- Sistem internal perusahaan
AppDev menyediakan kemampuan integrasi melalui API dengan berbagai sistem operasional perusahaan.
Semakin kompleks proses pertukaran dan sinkronisasi data, semakin besar pula kebutuhan analisis dan development.
4. Platform yang Digunakan
Kebutuhan bisnis juga menentukan platform yang diperlukan.
AppDev Commerce Platform saat ini berbasis Web dan Progressive Web App (PWA). PWA memungkinkan platform diakses melalui desktop maupun smartphone tanpa pengguna harus mengunduh aplikasi dari Play Store atau App Store.
Jika perusahaan membutuhkan aplikasi native Android atau iOS dengan kebutuhan khusus, scope pengembangannya perlu dibahas sebagai kebutuhan tersendiri
Apa Saja Fitur dalam Aplikasi E-Commerce?
Aplikasi e-commerce bukan hanya katalog produk dan checkout. Untuk mendukung operasional bisnis, sistem dapat mencakup berbagai modul.
| Modul | Contoh Fungsi |
|---|---|
| Commerce Management | Katalog, produk, varian, etalase |
| Order Management | Pengelolaan pesanan |
| Smart Inventory | Pengelolaan dan pergerakan stok |
| Customer & Loyalty | Data pelanggan dan program loyalitas |
| Payment & Shipping | Pembayaran dan pengiriman |
| Financial Management | Rekonsiliasi dan arus kas |
| Marketing & Promotion | Campaign, diskon, voucher |
| Reporting & Dashboard | Analisis dan laporan bisnis |
| Business Customization | Penyesuaian workflow bisnis |
Modul-modul tersebut tersedia dalam Appdev Commerce Platform dan dapat menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan sistem perusahaan.
Apa Perbedaan E-Commerce Siap Pakai dan Custom Enterprise?
Memilih solusi e-commerce sebaiknya disesuaikan dengan kondisi bisnis, bukan hanya berdasarkan harga.
| Aspek | E-Commerce Siap Implementasi | Custom Enterprise |
| Implementasi | Lebih cepat | Berdasarkan scope |
| Biaya awal | Lebih terjangkau | Berdasarkan kebutuhan |
| Fitur | Modul yang tersedia | Dapat dikembangkan |
| Workflow | Standar dan konfigurasi | Custom |
| Integrasi | Fitur/integrasi tersedia | Advanced/custom |
| Cocok untuk | UMKM dan bisnis berkembang | Perusahaan dengan kebutuhan kompleks |
| Support | Tersedia | Dedicated support |
AppDev menggunakan pendekatan platform yang sudah tersedia sebagai fondasi, tetapi tetap memberikan ruang untuk kustomisasi dan integrasi. Dengan demikian, perusahaan tidak harus memilih antara platform yang sepenuhnya standar atau membangun seluruh sistem dari awal.
Apakah Lebih Murah Membuat E-Commerce dari Nol atau Menggunakan Platform Siap Pakai?
Membangun aplikasi e-commerce dari nol memberikan fleksibilitas yang tinggi, tetapi membutuhkan proses yang lebih panjang. Perusahaan perlu melalui analisis kebutuhan, desain, development, integrasi, testing, deployment, hingga maintenance.
Sebaliknya, menggunakan platform yang sudah tersedia memungkinkan bisnis memulai dari sistem yang telah memiliki fondasi dan modul utama.
AppDev Commerce Platform menyediakan platform inti yang sudah tersedia sehingga implementasi dapat dilakukan lebih cepat dibanding membangun aplikasi dari awal.
Pendekatan ini dapat menjadi pilihan bagi bisnis yang ingin memiliki platform sendiri tetapi tetap membutuhkan fleksibilitas untuk mengembangkan sistem sesuai pertumbuhan bisnis.
Berapa Lama Implementasi Aplikasi E-Commerce?

Karena platform inti AppDev sudah tersedia, proses implementasi umumnya membutuhkan waktu 1–2 minggu.
Proses tersebut dapat mencakup onboarding produk, stok, payment gateway, dan layanan pengiriman. Durasi dapat berubah apabila perusahaan membutuhkan kustomisasi tambahan.
Tahapan Implementasi E-Commerce AppDev
Proses implementasi terdiri dari beberapa tahap:
1. Konsultasi
Tim memahami kebutuhan dan proses bisnis perusahaan.
2. Demo
Solusi dan kemampuan platform dipresentasikan sesuai kebutuhan.
3. Kustomisasi
Platform disesuaikan dengan kebutuhan fitur, workflow, maupun integrasi.
4. Support
Tim memberikan dukungan teknis setelah platform digunakan.
Pendekatan ini membantu perusahaan memahami solusi sebelum masuk ke tahap implementasi lebih lanjut.
Apakah Aplikasi E-Commerce Bisa Dikustomisasi Sesuai Bisnis?
Ya. Aplikasi e-commerce dapat dikustomisasi mulai dari tampilan, fitur, workflow, hingga integrasi dengan sistem yang sudah digunakan perusahaan.
Kustomisasi menjadi penting ketika proses bisnis perusahaan tidak dapat berjalan optimal menggunakan alur e-commerce standar.
Contohnya:
- Distributor membutuhkan harga khusus untuk reseller.
- Retail membutuhkan integrasi dengan sistem POS.
- Perusahaan membutuhkan sinkronisasi dengan ERP.
- Bisnis membutuhkan workflow approval tertentu.
- Perusahaan membutuhkan dashboard sesuai indikator bisnisnya.
AppDev Commerce Platform memang dirancang agar dapat dikembangkan mengikuti kebutuhan tersebut.
Sistem Apa Saja yang Bisa Diintegrasikan?
Integrasi memungkinkan data dari platform e-commerce terhubung dengan sistem operasional perusahaan sehingga proses bisnis tidak harus dikelola secara terpisah.
AppDev saat ini mencantumkan dukungan integrasi dengan:
ERP
Data transaksi e-commerce dapat dihubungkan dengan sistem ERP sesuai kebutuhan integrasi.
POS
Bermanfaat bagi bisnis yang memiliki penjualan online dan offline.
CRM
Dapat membantu menghubungkan data pelanggan dengan sistem customer relationship management.
Payment Gateway
AppDev mencantumkan dukungan payment gateway seperti Midtrans dan Xendit.
Layanan Pengiriman
Platform mencantumkan integrasi dengan agregator ekspedisi seperti Fastrac, Kirimin Aja, dan Raja Ongkir.
Marketplace
Integrasi marketplace seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan lainnya tercantum sebagai Coming Soon pada halaman AppDev. Karena itu, ketersediaan integrasi tersebut sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu sebelum masuk ke scope proyek.
Apa Saja Biaya Selain Harga Aplikasi E-Commerce?
Saat menghitung biaya e-commerce, jangan hanya melihat harga platform atau development. Beberapa kebutuhan pendukung juga perlu dipertimbangkan.
Biaya Kustomisasi
Jika perusahaan membutuhkan fitur atau workflow di luar fungsi standar, kebutuhan tersebut perlu dihitung berdasarkan scope.
Domain
AppDev Commerce Platform mendukung penggunaan domain perusahaan sendiri sehingga toko online dapat menggunakan identitas brand perusahaan.
Maintenance dan Support
Setelah sistem berjalan, maintenance diperlukan untuk menjaga aplikasi tetap aman dan berfungsi dengan baik.
AppDev saat ini menyediakan layanan maintenance dengan biaya promo Rp3.000.000 per tahun. Setelah masa promo berakhir, biaya perpanjangan tercantum sebesar Rp5.000.000 per tahun.
Layanan maintenance mencakup:
- Technical Support
- Bug Fixing
- Security Update
- Monitoring
Apakah Aplikasi E-Commerce Menjadi Milik Perusahaan?
Platform yang digunakan bersifat standalone dan eksklusif untuk perusahaan. Hak penggunaan aplikasi diberikan secara khusus kepada klien sesuai perjanjian kerja sama.
Untuk kebutuhan white label maupun pengembangan lanjutan, mekanismenya mengikuti ketentuan yang disepakati bersama antara AppDev dan klien.
Hal ini penting untuk ditanyakan sejak awal agar perusahaan memahami ruang lingkup penggunaan, pengembangan, dan layanan setelah implementasi.
Siapa yang Cocok Menggunakan Aplikasi E-Commerce AppDev?
Appdev Commerce Platform dirancang untuk perusahaan yang ingin memiliki channel penjualan digital sendiri.
Beberapa bisnis yang cocok menggunakannya antara lain:
Brand Owner
Cocok untuk brand yang ingin memiliki toko online dengan identitas dan domain sendiri tanpa sepenuhnya bergantung pada marketplace.
Retail
Bisnis retail dapat memanfaatkan platform untuk mengelola penjualan online sekaligus menghubungkannya dengan sistem operasional yang diperlukan.
Distributor
Distributor dengan proses order, inventory, pelanggan, dan harga yang lebih kompleks dapat mempertimbangkan solusi yang dapat dikustomisasi.
AppDev secara khusus menyebut brand owner, retail, dan distributor sebagai target pengguna platform.
Bagaimana Cara Menghemat Biaya Pembuatan Aplikasi E-Commerce?
Menghemat biaya bukan berarti memilih sistem dengan fitur paling sedikit. Yang lebih penting adalah memastikan investasi digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar mendukung bisnis.
Mulai dari Kebutuhan Utama
Tentukan proses yang paling penting terlebih dahulu, seperti katalog, order, pembayaran, inventory, dan pengiriman.
Gunakan Platform yang Sudah Tersedia
Jika kebutuhan dapat dipenuhi oleh platform yang sudah tersedia, perusahaan tidak perlu membangun seluruh sistem dari awal.
Kembangkan Secara Bertahap
Fitur tambahan dapat dikembangkan ketika bisnis mulai membutuhkan proses yang lebih kompleks.
Prioritaskan Integrasi
Tidak semua sistem harus diintegrasikan pada tahap pertama. Prioritaskan integrasi yang memberikan dampak paling besar terhadap operasional.
Dengan pendekatan tersebut, bisnis dapat mengalokasikan budget berdasarkan prioritas tanpa mengorbankan rencana pengembangan jangka panjang.
FAQ Biaya Pembuatan Aplikasi E-Commerce
Berapa biaya aplikasi e-commerce di AppDev?
Paket UMKM AppDev saat ini tersedia mulai dari Rp300.000 per bulan. Untuk pembayaran 12 bulan, harganya tercantum sebesar Rp3.000.000 per tahun, dengan harga normal Rp5.400.000.
Berapa biaya pembuatan aplikasi e-commerce custom enterprise?
Paket Custom Enterprise tidak memiliki harga publik tetap. Biayanya disesuaikan dengan kebutuhan fitur, workflow, integrasi, dan kompleksitas sistem perusahaan.
Apakah aplikasi e-commerce bisa dikustomisasi?
Ya. Platform dapat dikustomisasi pada tampilan, fitur, workflow, dan integrasi sesuai kebutuhan bisnis.
Berapa lama implementasi aplikasi e-commerce?
Implementasi umumnya membutuhkan waktu 1–2 minggu karena platform inti telah tersedia. Waktu dapat berubah apabila terdapat kebutuhan kustomisasi tambahan.
Apakah aplikasi e-commerce bisa menggunakan domain sendiri?
Bisa. Appdev Commerce Platform mendukung penggunaan domain perusahaan sendiri.
Apakah aplikasi e-commerce bisa terintegrasi dengan ERP dan POS?
Bisa. Platform mendukung integrasi dengan ERP, POS, CRM, payment gateway, layanan pengiriman, dan sistem internal melalui API.
Berapa biaya maintenance aplikasi e-commerce?
AppDev saat ini mencantumkan biaya maintenance promo sebesar Rp3.000.000 per tahun. Setelah masa promo berakhir, biaya perpanjangan tercantum sebesar Rp5.000.000 per tahun.
Apakah aplikasi e-commerce AppDev tersedia untuk smartphone?
Ya. Selain berbasis web, platform mendukung Progressive Web App (PWA) sehingga dapat diakses melalui smartphone tanpa harus mengunduh aplikasi dari Play Store atau App Store.
Konsultasikan Kebutuhan Aplikasi E-Commerce Anda
Memilih aplikasi e-commerce tidak hanya tentang mencari harga termurah. Yang lebih penting adalah memastikan platform dapat mendukung proses penjualan, inventory, pelanggan, pembayaran, pengiriman, dan operasional bisnis dalam jangka panjang.
Jika bisnis Anda membutuhkan solusi yang cepat digunakan, Paket UMKM AppDev tersedia mulai Rp300.000 per bulan. Sementara untuk perusahaan yang membutuhkan workflow khusus dan integrasi kompleks, Custom Enterprise dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan bisnis.
Dengan platform yang sudah tersedia, bisnis tidak perlu selalu memulai pengembangan dari nol. Anda dapat menggunakan fondasi e-commerce yang siap diimplementasikan, kemudian mengembangkannya seiring kebutuhan bisnis.
Sudah memiliki gambaran kebutuhan e-commerce Anda dan biaya pembuatan aplikasi e-commerce custom? Konsultasikan fitur, integrasi, dan workflow yang dibutuhkan bersama tim AppDev untuk menentukan solusi yang paling sesuai.



